Kamis, 26 Februari 2015


 TEORI EVOLUSI DARWIN ..benarkah???

A.    PENDAHULUAN

         Charles Robert Darwin dianggap sebagai tokoh pencetus teori Evolusi makhluk hidup ( organisme ) yang terkenal dengan “ Teori Evolusi Darwin “ . Muncul teori ini diilhami dari beberapa teori diantaranya teori Fixisme ,dan Abiogenesis yang mengatakan bahwa” organism muncul secara spontan dari benda mati.” Penganutnya Aristoteles, Plato, C.Linnaeus dan lain-lain.Kemudian teori Adaftasi dan Transformasi , menyatakan bahwa makhluk hidup adaptif  terhadap perubahan lingkungan, penganutnya Jean Lamarck.
         Evulusi dalam pandangan biologi berarti perubahan pada sifat-sifat yang diwariskan suatu populasi organism dari generasi ke generasi berikutnya.Perubahan –perubahan disebabkan oleh tiga kombinasi utama  yaitu variasi, reproduksi dan seleksi.Dari ketiga kombinasi ini akan diturunkan melalui gen-gen .Oleh karena itu evolusi didorong oleh dua mekanime utama yaitu seleksi alam dan hanyutan genetika, maka  sifat yang menguntungan akan berproduksi lebih meningkat dan sifat tidak baik akan mati/punah.
          Untuk meyakinkan teori ini Darwin menyebutkan bukti-bukti  melalui pemikirannya diantara bukti yang dikemukakan adalah adanya variasi makhluk hidup , ditemukan fosil-fosil.
Namun dari bukti-bukti  tersebut , perubahan ini tidak jelas sampai pada publikasi tahun 1859 oleh Charles Darwin  melalui bukunya “ "On the origin of species by means of natural selection" didalam buku ini dijelaskan secara detail teori Evolusi melalui seleksi alam.Dan prinsip utama teori ini adalah bahwa semua makhluk hidup berasal dari satu sel yakni organism bersel satu ( protozoa ) dan berkembangan menjadi organism yang lebih kompleks termasuk manusia, sehingga manusia dianggap berasal dari kera sebagaiman silsilah evolusi organism.
         
B.    TINJAUAN DARI DALIL  AL QUR’AN

      Di dalam Al qur’anul Karim disebutkan tentang penciptaan manusia di antara dalilnya ;
1.     “ Sesungguhnya permisalan Isa di sisi Allah Subhanahu wata’alah adalah seperti Adam. Allah mencittakannya dari tanah “ ( Q.S. Ali Imran : 59 )
2.     “ Dan sesungguhnya Kami ( Allah) ciptakan manusia dari tanah yg basah, kemudian Kam jadikan dia setetes mani, setetes mani menjadi darah, kemudian Kami jadikan segumpal darah , Kami jadikan)egumpal daging, maka dari segumpal daging Kami ciptakan tulang..Maka tulang itu Kami balut denga daging, kemudian Kamia buat menjadi ciptaan yang lain.Maka Maha Suci Allah sebaik-baik pembentuk “ ( Q.S. Al Mukminun : 12 – 14 )
3.     “ Kami ( Allah )telah  ciptakan manusia dari tanah yang liat “ ( Q.S. AS Shofat : 11 )
4.     “ Dan ssesungguh telah Kami ( Allah ) ciptakan manusia dari tanah liat kering ( yang berasal ) dari lumpur hitam yang dibentuk “ ( Q.S. Al Hijr : 26 )
5.     “ Allah subhanahu wataalah telah ciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar “ Q.S. Ar Rahman : 14 )
6.     “ Dan ingatlah ketika Rabbmu berfirman kepada malaikat, sesunggunya Aku ( Allah ) menciptakan manusia dari tanah liat kering ( yang berasal dari ) lumpur  hitam yang diberi bentuk. Maka Aku bentuk dia dan Aku tiupkan ruhKu padanya maka tersungkurlah kalian bersujud padanya.” ( Q.S. Al Hijr : 28-29 )
7.     “ Wahai manusia, bertawaklah kalian kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari sebuah jiwa dan Dia menciptakan darinya istirinya dan me salah satnyebarkan dari keduanya banyak keturunan laki-laki dan perempuan “ ( Q.S. An Nisa’ : 1 )
8.     “ Dan sesungguhnya Kami muliakan nak-anak Adam , Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami berikan mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami  ciptakan “(Q.S. Al Isra’:70

C.     KAJIAN  PARA ILMUAN SECARA ILMIAH

1.     John Hawks , seorang profensor  dan peneliti  Paleontropologi dari Associate Professor of Antropology di University of Wisconsin, mengungkapkan bahwa manusia bukanlah berasal dari kera, monyet atau keduanya.” Saya tidak tahu mengapa  begitu banyak  orang yang menerima dan mengajarkan teori evolusi yang rusak ini  sistematika filogenetik ini,” ungkapnya.
Hasil dalam Antropologi adalah bahwa manusia tidak masuk  dalam kelompok simpanse, gorilla dan orangutan dan juga manusia tidak bisa  masuk kelompok “ Homonidae “ yang mencakup orangutan, simpanse,bonobo dan gorila,karena memiliki taksonomi yang berbeda
Sangat controversial. Maka Hawks menyimpulkan bahwa manusia mempunyai nenek moyang yang tidak sama dengan simpanse, kera,monyet, gorilla. Ini membuktikan bahwa manusia  memiliki nenek moyang tersendiri,artinya manusia bukan berasal dari kara ataupun perubahan dari mereka ( kera ) ,” ungkapnya.
Apa yang dikemukakan John Hawks ini telah disebutkan  didalam Alqur’anul Karim yaitu didalam surat Attin : 4 ) yang artinya “ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang  sebaik-baiknya .”
2.     Tahun 1860 terjadi perdebatan antara Louis Agassiz ( ilmuawan yang dianggap banyak berjasa dalam membangun ilmu pengetahuan Amerika ) yang menentang validitas dari argumentasi Darwin dengan Asa Gray yang mencoba menemukan rekonsiliasi antara Darwinisme dengan ajaran agama Kristen.
Agassiz meyakini bahwa makhluk hidup( spesies ) diciptakan oleh Tuhan dan tidak berubah menjadi spesies lain.Menurutnya teori Darwin hanya merupakan suatu conjecture atau dugaan belaka, tanpa dukungan fakta dan adanya tingkatan kemajuan bentuk hidup dari pengamatan fosil dari suatu strata ke strata berikutnya menunjukkan adanya perencanaan dalam penciptaan makhluk hidup dan bukan merupakan perubahan alami  akibat adanya tekanan dari lingkungan. Sementara itu Asa Gray berpandangan bahwa teori seleksi alam yang diajukan Darwin merupakan instrument Tuhan dalam penciptaan.Pandangan Gray ini sendiri sebetulnya bertentangan dengan pandangan Darwin yang tidak mempercayai adanya peran Tuhan dalam pembentukan makhluk hidup.
3.     Pada tahun 1981 The British Museum mengganti penggambaran hubungan kekerabatan antar makhluk hidup (filogeni nya ) menjadi  kladogram yang tidak memberikan indikasi tentang pola  evolusi sama sekali. Direktur Museum tersebut , Colin Petterson mengatakan “ Baginya  cerita tentang asal usul  makhluk hidup yang satu dari yang lain ( evolusi ) adalah dongen belaka .
4.     Ahli Paleontologi Amerika, Stephen Jay Gould ( Professor Harvard University ) dan Niles Eldredge membuat suatu model atau teori  punctuated equilibrium . Model ini menolak gagasan terjadinya evolusi secara kumulatif dan sedikit demi sedikit, sebaliknya menawarkan konsep yang discontinue dan tiba-tiba.
5.     Seorang ahli Paleontologi Inggris bernama Derek V Ager mengakui fakta ini meskipun dia evolusionis ( tokoh evolusi ) mengatakan “ jika kita mengamati catata fosil secara terinci baik pada tingkat ordo maupun spesies maka akan selalu kita temukan bukanlah evolusi bertahap namun ledakan tiba-tiba satu kelompok makhluk hidup  yang disertai kepunahan kelompok lain.
6.     Mark Czarnecki seorang ahli Paleontologi berkata,’ Kendala utama dalam membuktikan teori evolusi selama ini adalah catatan fosil jejak spesies-spesies yang terawetkan dalam lapisan bumi.” Catatan fosil belum pernah mengungkapkan jejak-jejak jenis peralihan ( transisi ) hipotesis Darwin.Sebaliknya spesies muncul dan musnah secara tiba-tiba.
7.     Seorang Professor paleontologi dari university  Glasgow bernama T. Niville George menyatakan “ Tidak ada gunanya lagi  menjadikan keterbatasan catatatn fosil  sebagai alasan, entah bagaimana catatan fosil menjadi berlimpah tidak dapat dikelola dan penemuan bermunculan lebih cepat dari pengintekrasian. Bagaimana akan selalu ada  kekosongan pada catatan fosil”
8.     Seorang ahli paleontology dan tokoh evolusioner  Swiss Stefen Bengston  mengakui ketiadaan mata rantai transisi. Ia menyatakan “ Peristiwa yang mengecewakan bagi Darwin ini masih membingungkan kami.”

D.    PENOLAKAN DAN HARAPAN MASYARAKAT

Patut direnungkan bahwa teori evolusi Darwin ternyata berimplikasi terhadap idiologi.Ernst Haeckel ( 1863 ), seorang ahli Zoologi Jerman yang sangat termotivasi oleh teori evolusi Darwin, meyakini bahwa  Darwinisme dapat digunakan menjadi alat idiologi yang akan membentuk masa depan kemanusian dengan suatu reformasi social. Pandangan Haeckel ini memberi kontribusi atas ulah Hitler yang menyalagunakan konsep “ survival of the fittest “nya Darwin untuk tujuan  pemurnian ras Aria dan pemusnahan ras manusia lain yang dianggapnya berkualitas rendah.
Karl Marx menilai  “ "On the origin of species by means of natural selection"  sebagai buku yang berisi landasan sejarah alam bagi pandangan komunisme.dan dijadikan senjata untuk melawan agama,  khsusnya Kristen.
Di masyarakat Amerika sendiri sejak awal abad ke 20 terjadi perlawanan sengit terhadap pengajaran  teori evolusi di sekolah-sekolah. Tahun 1924 Komisi pendidikan Carolina utara mengumumkan bahwa mereka tidak akan menggunakan buku-buku pelajaran biologi yang bertentangan dengan Genesis.. Di Tennessee tahun 1925 legislatif, atas upaya para orang tua murid , melarang diajarkannya teori yang menolak penciptaan oleh Tuhan sebagaimana yang terdapat dalam Bible.
Tahun 1981 Gubernur Arkansas menandatangani Act 590 yang membolehkan pengajaran,      “ creation science “ yaitu agama Kristen.
Kita menaruh harapan kepada pengambil kebijakan dalam bidang pendidikan dan pengajaran  di negeri tercinta Indonesia  , agar meninjau kembali pengajaran teori evolusi di sekolah-sekolah ,dari tingkat SD sampai perguruan tinggi.

E.     KESIMPULAN

Dari uraian di atas dapat disimpulkan;
1.     Dalil-dalil Alqur’an menunjukkan bahwa teori  evolusi Darwin tidak benar, karena manusia diciptakan oleh Allah Azza wajallah, bukan berasal kera yang berevolusi.
2.     Bahwa  para ahli di bidangnya seperti biologi, paleontologi dan ilmu lainnya telah meneliti dan membuktikan  kesalahan yang dikemukan Darwin dan para evolusioner.
3.     Charles Robert Darwin dan pendukungnya tidak mampu membuktikan dan menemukan fosil yang terdapat pada antara “ Transisi “ inilah keraguan Darwin dan menjadi keruntuhan  teori evolusi.
4.     Saya menaruh harapan semoga tulisan ini pembuka hati pembaca dan pengambil keputusan  di negeri tercinta Indonesia.

Muroja’ah  :
-         Fatwa Al Lajnah ad Daimah ( Arab Saudi )
-         Alqur’anul Karim
-         Posted Komunitas Mahasiswa Tindalun
-         CD Harun Yahya
-         Kontroversi Teori Evolusi oleh Taufikurrahman
-         Biologi SMA oleh D.A Pratiwi dkk.
           Makassar, 2 Rabiul Akhir 1436 H     penulis Mansur
                               23 Januari 2015                        
                                                                
                             

                                                                                                       
                                                                                                           
                                                                                                                               

                                                  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar